DEVELOPING SM'E AND AGRICULTURE CEPOGO
Mayoritas profesi penduduk di Desa nan permai ini bergelut di pertanian, industri mebel, dan kerajinan tangan (Handicraft) spt anyaman bambu,dsb
Kami salah satu team yang bertugas "not just a speaker" but "become an influencer". Potensi di Desa ini sangat besar dan belum tergali sepenuhnya. Awalnya saat survey potesi daerah kami masih meragukan karena anggapan "primitif" dari team kami sendiri. Namun kenyataannya berbeda. Tulisan ini dibuat untuk memberi titik awal pedoman kerja yang ditujukan untuk team destiny selanjutnya.
Proyeksi pemetaan yang pertama team kami buat pada sektor pertanian, dimana didominasi oleh tanaman padi, kemudian presentase hasil terbesar kedua adalah jagung dan ketela dan kacang tanah dan awalnya hasil tersebut hanya diolah untuk "kalangan sendiri". Sehingga saya sebagai Market Researcher dalam team melihatnya sebagai suatu opportunity / kesempatan. Semua ilmu terapan yang didapat mengenai analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, and Threat) sangat berguna untuk diterapkan ada realita sesungguhnya.
Berikut desain packaging untuk wadah hasil olahan padi asli Cepogo berupa foto yang dicapture dalam mewujudkan misi " IDEAGRARIS CEPOGO"
Proyek kedua adalah inovasi produk hasil olahan jagung. Umumnya survey telah dilakukan terhadap warga. Hasilnya makanan olahan yang mereka buat masih termasuk dalam category monoton. Maka saya sebagai market researcher akan menerapkan konsep terhadap masyarakat Cepogo untuk " How to be a produsen not a consumer". Karena rata - rata semua masih menyandang gelar sebagai masyarakat konsumtif. Maka untuk memulai sebuah perubahan iklim ekonomi menuju MEA, maka sektor UKM daerah - daerah harus dapat di"hidupkan" untuk mencapai keunggulan kompetitif.
Berikut hasil capture dengan resolusi minim namun penuh arti yang dapat dishare
*NOTICE: BUAT PARA FOODLOVERS, FOODBLOGGER penting partisipsi kalian untuk memajukan produk daerah yang dapat berkompetisi di kancah internasional bahkan global.
BERIKUT: PRODUK HASIL OLAHAN JAGUNG YANG DIBERI NAMA " CORNMILKY WAY" (proses memasak dan cara penyajian telah dilakukan riset oleh team kami sendiri)
*for further information mengenai resep "Healthy drink" dapat diperoleh dan dikirim team kami melalui email di : desacepogokkn2015@gmail.com --- thank you viewers and visitors:)
Kemudian untuk sektor furniture mebel, saya sebagai market researcher dalam team mengembangkan konsep yang sudah ada dari para profesional interior dalam maupun luar negeri, untuk memaksimalkan ruang (space) secara ramah lingkungan,namun tetap dalam budget yang logis dan tentunya efisien dan efektif pengerjaannya.
PROSEDUR PELAKSANAAN: Agar warga nantinya tidak hanya pasif dan menjadi pegawai tetapi dapat belajar menjadi produsen melalui tutorial simple yang kami berikan melalui detail daftar ukuran dan bahan, cara pengerjaan mebel, dapat mengolah limbah kayu menjadi sumpit dan sisir kayu. Semua hasilya akan didistribusikan ke kota sekitar Regional Jawa Tengah, ataupun dapat ke daerah Indonesia lainnya bahkan ke luar negeri melalui tutorial dan pembuatan website usaha furniture industry. Kami juga memberikan link - link company yang dapat dijadikan mitra usaha oleh warga.
Berikut pola mebel yang kami anjurkan untuk dibuat dan nantinya dipadukan dengan elegannya dan uniknya pola kreasi ukir warga Cepogo.
CEPOGO WOODLAND, JEPARA, CENTRAL JAVA
Minggu, 14 Februari 2016
Kamis, 13 Agustus 2015
LAPANGAN DESA CEPOGO
Salah satu sarana olahraga di Desa Cepogo, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara. Cepogo sudah memiliki klub sepak bola yang sedang berkembang yang bernama PSC Cepogo dengan julukan Ksatria Putih yang sedang merintis karir untuk bisa masuk dalam Liga bergengsi yaitu Jepara Yazztea League
Kamis, 23 Juli 2015
WELCOME HOME CEPOGO VISITORS :)
(:"HELLO AND WELCOME HOME VISITORS" :)
Mulai tahun 2015 dan tahun - tahun mendatang,Cepogo sudah bersiap untuk menyambut visitor Lokal maupun asing dengan lahan homestay rumah penduduk yang terbuka. Selain itu berbagai objek wisata, kesenian desa dalam pertunjukkan dapat dibuka untuk public yang ingin mempelajari dan mengenal salah satu budaya unik dan membanggakan dari Cepogo, Jepara, Jawa Tengah, Indonesia.
Bagi para traveller, instagrammers : ada galery berfoto di beberapa titik di Cepogo Wodland seperti di persawahan Cepogo Permai, dan di Hutan Jati dan Karet. Sangat cocok untuk para pecinta alam.
Bagi kalangan youth seperti pelajar, mahasiswa dapat mencoba sensai liburan yang menyenangkan dan menantang di Desa Cepogo untuk homestay sambil belajar budaya dan IPTEK bersama warga Cepogo
FROM VISITOR TO BE AN INVESTOR
Potensi Alam Desa Cepogo telah menciptakan kultur usaha yang berbeda bagi masyarakat desa ini. Mata pencaharian dominan dan terpopuler di Cepogo adalah pertanian dan home industry mebel. Dalam pertanian masyarakat Cepogo mulai berupaya untuk mengolah hasilnya menjadi produk jadi berkemasan dan bermerek mandiri yang telah terdaftar. Packaging dan quality produk telah dipelajari masyarakat ini dengan baik. Hasil pertanian terbesar yang dapat dijadikan bahan baku adalah Padi, Ketela pohon, Jagung, Kacang Tanah, dsb.
Sedangkan industri mebel telah sangat baik berinovasi dengan membuat berbagai variatif model mebel gaya tradisional, modern classic, oriental,dsb. Selain itu produk mebel juga memamerkan ajang kreatifnya dalam bentuk produk mebel multifungsi, dan pengolahan sisa kayu menjadi produk unik seperti sisir kayu, sumpit kayu, telenan kayu, dsb.
Notice: Bagi para visitor yang terhormat, tidak perlu ragu dan takut untuk bermitra usaha dengan warga Cepogo, integritas masyarakat dan kerja kerasnya dapat diwujudkan dan dibuktikan melalui kerjasama cooperative baik pada investor dan warga dalam sistem bagi hasil dsb, yang nantinya mendapat dukungan resmi dari Petinggi Cepogo, Kecamatan Kembang bahkan Kabupaten Jepara.
*Data terkait penghasilan, latarbelakang penduduk, pendidikan, jenis pekerjaan, tingkat penghasilan rata - rata, dsb dapat diperoleh melalui balai Desa Cepogo.
Preview Desa Eco Wisata Cepogo Woodland, Kembang, Jepara
OUR HISTORY
Nama Cepogo diambil dari nama sebuah pohon dan tempat alat alat dapur ("pogo"), sesuai dengan peletakan dari pogo itu yang selalu di atas maka nama cepogo berarti "di atas" atau bisa juga diartikan sebagai "pemimpin". Ringin merupakan pusat dari wilayah pemerintahan desa cepogo, karena disana ada masjid agung cepogo dan kantor balai desa. Sekolah tertua di cepogo adalah MIN Cepogo dimana sebelumnya bernama MI Islamiyah Cepogo, sekarang MIN Cepogo menjadi salah satu sekolah unggulan di desa Cepogo dan sekitarnya. cepogo terdapat desa yang bernama dangean, di desa ini terdapat candi yang bernama "CANDI LAWANG".
Social
Desa Cepogo terdapat beberapa etnis, yaitu Jawa, Portugis, Arab, Belanda. Bahasa pengantar yang digunakan oleh masyarakat cepogo biasanya adalah BahasaJawa danBahasaIndonesia. Sebagian besar masyarakat cepogo beragama Islam serta beberapa menganut agama Kristen Katolik, Kejawen dan aliran kepercayaan.
Tourism & Culture (Pariwisata dan Budaya)
AIR TERJUN SANGGALANGIT
padahal sangga langit terletak di luar desa cepogo, sebuah tanda yang gampang untuk memasuki desa cepogo adalah, jalan masuknya setelah Jembatan kembar dari arah Jepara trus belok kanan setelah itu akan melewati persawahan dan hutan,sebelum memasuki desa dan berlokasi sekitar 25 km utara kota Jepara (45menit perjalanan dari pusat kota Jepara)
TARI EMPRAK
merupakan salah satu kesenian populer khas CEPOGO yang berupa seni peran yang mengangkat pesan moral, diiringi dengan musik yang biasanya berupa salawatan. Tarian ini memiliki story tersurat yang dapat disimak oleh visitor mengenai lukisan lika liku romantika pengantin baru, keluarga, dsb. Uniknya setiap tarian selalu memiliki tema yang berbeda yang sebagian disetting dari kehidupan real masyarakatnya. Ungkapan hati tersebut dituangkan dalam setiap gerakan dan mimik wajah maupun alunan musik tradisional dan modern sebagainya yang diakhiri dengan pesan‑pesan dan hikmah dari cerita yang dipentaskan. Dalam menyuguhkan suatu cerita juga diselingi dengan lawakan, tuntunan-tuntunan, serta pesan pengetahuan.
SARANA DAN PRASARANA
Di Desa Cepogo, prasarana penginapan, listrik, air, komunikasi, jaringan internet dan transportasi sudah memadai saat ini. Bahkan desa ini terlihat sangat asri dengan rumah penduduknya yang berjajar rapi. Para VISITOR terhormat tidak perlu ragu dan takut apabila ingin mencoba suasana di desa modern ini. Penduduk dan Kepala Desa menyambutbaik kedatangan setiap visitor yang akan sekedar berkunjung menikmati objek wisata, berfoto di galeria hutan Jati dn Karet, serta melihat situs bersejarah Candi Lawang dan menggali kisahnya bersama penduduk Cepogo. Tempat ibadah yang nyaman juga tersedia untuk berbagai kepercayaan seperti Masjid terutama dan Gereja.
Langganan:
Komentar (Atom)









